Epidemiologist

Epidemiologist
Epidemiologists help with study design, collection and statistical analysis of data, and interpretation and dissemination of results (including peer review and occasional systematic review). Epidemiology has helped develop methodology used in clinical research, public health studies and, to a lesser extent, basic research in the biological sciences

Minggu, 01 September 2013

Manfaat Madu untuk Kesehatan

Manfaat Madu untuk Kesehatan


Manfaat madu yaitu bisa memberikan stamina pada tubuh kita, maka tidak heran jika kita melihat dan mendengar pada minuman-minuman energi memiliki kandungan madu. Selain itu madu pun sering dijadikan pemanis makanan. Masih banyak lagi manfaat madu yang perlu Anda ketahui. Untuk itu kami akan sajikan informasi lengkapnya di bawah ini :
  • Janin : Perlu anda ketahui manfaat madu yang satu ini, ternyata madu berkhasiat untuk memperkuat janin yang lemah dalam kandungan (rahim). 
  • Ibu Hamil : Selain memperkuat janin, madu juga bermanfaat untuk membantu menjaga stamina dan kesehatan wanita yang sedang mangandung, dan yang penting yakni membantu asupan gizi bagi pertumbuhan janin selama dalam kandungan. 
  • Bayi : Otak bayi setiap harinya selalu mengalami perkembangan sampai usia 5 tahun. Untuk itu bayi harus membutuhkan gizi yang tinggi untuk membantu perkembangan otaknya. Hal ini bisa dilihat bahwa saat ini banyak sekali makanan dan minuman bayi yang dikombinasikan dengan bahan madu didalamnya. 
  • Anak-anak : Ternyata madu juga bisa menjaga nafsu makan anak lho, sehingga tidak ada alasan untuk anak malas makan. Tentunya ini juga membantu tumbuh kembang anak dengan sehat, lincah dan riang setiap harinya serta tahan penyakit. 
  • Remaja : Khasiat madu pada anak remaja memang sudah bukan rahasia lagi. Madu ini bisa membuat tumbuh kembang anak sangat cepat. Ini disebabkan karena gizi dan kandungan yang baik dalam madu mampu diserap tubuh. 
  • Dewasa : Untuk orang dewasa yang selalu bekerja setiap harinya tentu selalu merasa capek dan merasa stres sehingga badan menjadi lemas dan mudah terjangkit atau terserang penyakit. Untuk itu madu merupakan pilihan terbaik untuk ditambahkan kedalam daftar makanan dan minuman anda. Karena madu mampu memberi dan menjaga stamina agar tetap fresh dan tidak mudah terserang penyaki. 
  • Lanjut Usia : Pada usia tua tentunya fungsi organ pencernaan sudah mulai berkurang optimal. Untuk itu madu merupakan makanan/minuman yang baik karena mengandung sumber energi dan gizi yang baik. Dalam hal cerna pun madu sangat mudah untuk langsung diserap oleh tubuh. Sehingga khasiat madu yag satu ini sangat baik untuk manula.
Selain itu masih banyak pula manfaat dari madu yang bisa Anda peroleh sebagai berikut :
  1. Untuk mengobati luka 
  2. Memperkuat sel darah putih 
  3. Menstabilkan tekanan darah
  4. Mencegah osteoporosis
  5. Menjaga kesehatan mata
  6. Mengobati anemia
  7. Menambah kesuburan suami istri
  8. Mengobati alergi
  9. Mengatasi gangguan pernafasan
  10. Penambah tenaga / stamina
  11. Mengatasi sembelit
  12. Mencegah infeksi pada luka
  13. Mengatasi gangguan jantung
  14. Meningkatkan gairah s*ks
  15. Menghilangkan gejala penyakit asma
  16. Mengatasi radang tenggorokan
  17. Mengatasi sembelit
Sebelum antibiotik ditemukan di tahun 1930-an, madu masih digunakan dalam perawatan berbagai penyakit. Dengan beralihnya manusia ke pengobatan modern, madu kian tersisih perannya. Belakangan ini ketika banyak bakteri menjadi resisten terhadap obat-obatan, banyak orang “kembali ke alam” dengan memanfaatkan madu dalam pengobatan.


1. Obat luka dan borok.

Madu selama berabad-abad telah digunakan untuk perawatan luka dan borok. Madu berisi glukosa dan enzim yang disebut oksidase glukosa. Pada kondisi yang tepat, oksidase glukosa dapat memecah glukosa madu menjadi hidrogen peroksida, zat yang bersifat antiseptik kuat. Madu dalam kemasan tidak dapat melakukan reaksi ini. Untuk menjadi aktif dan mengurai glukosa madu, oksidase glukosa memerlukan lingkungan dengan pH 5,5-8,0 dan natrium. PH madu murni yang berkisar antara 3,2 dan 4,5 terlalu rendah untuk mengaktifkan enzim. Kulit dan cairan tubuh (misalnya darah) memiliki pH relatif tinggi dan mengandung natrium sehingga memberikan kondisi yang tepat untuk pembentukan hidrogen peroksida.

2. Merangsang pertumbuhan jaringan

Propolis, enzim, dan serbuk sari, vitamin dan mineral dalam madu dapat merangsang pertumbuhan jaringan baru. Bila digunakan pada luka bakar, madu akan mempercepat penyembuhan dan mengurangi jumlah jaringan parut.

3. Menghaluskan kulit

Asam glukonat dan asam organik ringan lainnya yang terdapat dalam madu dapat melonggarkan ikatan sel-sel kulit mati sehingga mempercepat regenerasi, mengurangi keriput dan garis penuaan, menyeimbangkan minyak, dan meningkatkan elastisitas kulit. Madu juga mengandung gula dan asam amino yang membantu mempertahankan kelembaban kulit.

Nilai Gizi Madu per 100 g
Energi
304 kcal
Karbohidrat
82.4 g
Gula
82.12 g
Serat
0.2 g
Lemak
0 g
Protein
0.3 g
Air
17.10 g
Riboflavin (Vit. B2)
0.038 mg (3%)
Niacin (Vit. B3)
0.121 mg (1%)
Asam Pantotenat (Vit. B5)
0.068 mg (1%)
Vitamin B6
0.024 mg (2%)
Folat (Vit. B9)
2 mg (1%)
Vitamin C
0.5 mg (1%)
Kalsium
6 mg (1%)
Besi
0.42 mg (3%)
Magnesium
2 mg (1%)
Fosfor
4 mg (1%)
Potasium
52 mg (1%)
Sodium
4 mg (0%)
Zinc
0.22 mg (2%)

5. Antioksidan kuat

Madu memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi sehingga menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Bahkan, antioksidan yang disebut “pinocembrin” hanya ditemukan dalam madu. Hal ini membuat tubuh Anda lebih sehat, terhindar dari penyakit dan terlihat lebih awet muda.

6. Menurunkan glukosa dan kolesterol darah

Meskipun lebih manis dari gula, madu memiliki indeks glikemik rendah karena diserap ke dalam aliran darah secara bertahap. Anda yang memiliki diabetes harus mengurangi makanan berindeks glisemik tinggi karena akan mendorong lonjakan glukosa darah.
Madu adalah alternatif pemanis yang paling aman dibandingkan gula atau gula sintetis. Beberapa penelitian bahkan menduga madu dapat menurunkan glukosa darah. Mineral dan vitamin alami dalam madu juga membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol buruk) dalam tubuh.

7. Meringankan penyakit pernafasan

Madu sangat efektif untuk penyakit pernapasan. Sebuah studi di Bulgaria pada hampir 18.000 pasien menemukan bahwa madu membantu mengatasi bronkitis kronis, bronkitis asma, rinitis kronis, alergi dan sinusitis. Madu adalah obat yang efektif untuk pilek, flu, dan infeksi pernapasan.
Selain ketujuh manfaat di atas, madu secara keseluruhan sangat baik untuk Anda karena mengandung banyak sekali vitamin dan mineral (lihat tabel). Madu berwarna gelap mengandung jumlah nutrisi yang lebih tinggi daripada yang berwarna lebih terang. Sebaliknya, gula pasir tidak memiliki nutrisi atau antioksidan sama sekali. Jadi, mengganti gula dengan madu sebagai pemanis memiliki banyak keuntungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar