Epidemiologist

Epidemiologist
Epidemiologists help with study design, collection and statistical analysis of data, and interpretation and dissemination of results (including peer review and occasional systematic review). Epidemiology has helped develop methodology used in clinical research, public health studies and, to a lesser extent, basic research in the biological sciences

Minggu, 06 Oktober 2013

Khasiat Bawang Bombay bagi Kesehatan Kita


Bawang Bombay / OnionTidak bisa dibayangkan bagaimana jadinya hidup tanpa bawang yang satu ini. Onion seringkali disebut dengan bawang bombay. Entah dari mana asal nama ini namun bawang jenis ini telah digunakan sebagai bumbu pada berbagai macam masakan selama ribuan tahun oleh banyak bangsa di seluruh dunia. Produksi dunia akan bawang bombay ini meningkat terus hingga bawang onion ini menjadi hasil perkebunan kedua terpenting setelah tomat.
Bawang bombay dan bawang-bawang lainnya memiliki karakteristik yaitu kaya akan kandungan thiosulfinat, sulfida, sulfur oksida dan campuran sulfur lain yang berbau. Custeine Sulfur Oksida yang sangat berperan pada rasa bawang dan menghasilkan zat yang membuat pedih di mata. Thiosulfinates menghasilkan zat anti bakteri. Bawang bombay efektif melawan banyak bakteri termasuk di antaranya: Bacillus subtilis, Salmonella, dan E. coli. Bawang bombay tidak sekeras bawang putih karena kandungan belerang padanya kira-kira adalah seperempat daripada bawang putih.

Manfaat dari Bawang Bombay

Bawang memiliki berbagai manfaat pengobatan. Penghuni awal benua Amerika menggunakan bawang bombay liar untuk mengobati pilek, batuk dan asma serta untuk mengusir serangga. Dalam pengobatan China, bawang bombay telah digunakan untuk mengobati radang tenggorokan, batuk, infeksi bakteri dan masalah pernapasan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendukung penggunaan bawang bombay untuk meningkatan nafsu makan yang buruk dan mencegah penyempitan pembuluh darah. Selain itu, ekstrak bawang bombay diakui oleh WHO untuk membatu pengobatan batuk dan pilek, asma serta bronkitis. Bawang bombay dikenal dapat mengurangi kejang saluran pernapasan. Sebuah ekstrak bawang bombah diketahui dapat mengurangi sesak napas akibat alergi pada pasien asma.
Bawang bombay adalah sumber yang sangat kaya frukto-oligosakarida. Oligomer ini merangsang pertumbuhan bakteri sehat sehat bifido dan menekan pertumbuhan bakteri berbahaya dalam usus besar. Selain itu, mereka dapat mengurangi resiko tumor berkembang di usus besar.

Baik bagi Jantung
Bawang mengandung sejumlah sulfida mirip dengan yang ditemukan dalam bawang putih yang dapat menurunkan lemak darah dan tekanan darah. Di India, masyarakat yang tidak pernah mengkonsumsi bawang bombay atau bawang putih memiliki kolesterol dalam darah dan trigliserida jauh lebih tinggi dan waktu pembekuan darahnya lebih pendek daripada jumlah masyarakat yang makan bawang putih dan bawang bombay. Bawang bombay merupakan sumber yang kaya flavonoid, zat yang dikenal dapat melindungi terhadap penyakit jantung. Bawang bombay juga mengandung agen anticlotting alam karena mereka memiliki zat dengan aktivitas fibrinolitik dan dapat menekan penggumpalan trombosit. Pengaruh anticlotting bawang berkorelasi erat dengan kandungan sulfur mereka.

Pencegahan terhadap Kanker
Ekstrak Bawang, kaya dalam berbagai sulfida, memberikan perlindungan terhadap pertumbuhan tumor. Studi di Yunani telah menunjukkan konsumsi bawang merah, bawang putih dan rempah-rempah bawang lainnya yang tinggi dapat menjadi pelindung terhadap kanker perut.
Penduduk China dengan asupan tertinggi bawang merah, bawang putih dan bawang-bawang lain memiliki risiko kanker perut 40 persen lebih kecil dibandingkan dengan tempat berasupan terendah. Lansia laki-laki Belanda dan perempuan dengan konsumsi bawang tertinggi (setidaknya satu-setengah bawang /hari) memiliki satu hingga setengah tingkat kanker lambung dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi bawang sama sekali.

Pemakaian dan Keamanan
Bawang bombay memiliki daya tarik secara umum. Mereka aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Namun mengkonsumsi bawang bombay dalam jumlah banyak dapat menyebabkan perut iritasi pada saluran pencernaan sehingga mengakibatkan mulas dan diare. Tidak ada interaksi yang diketahui dengan obat-obatan kecuali bahwa mereka dapat meningkatkan aksi anti pembekuan darah.\


Dikutip dari Care2.com di bawah ini adalah beberapa manfaat bawang bombay untuk kesehatan :
1. Bawang bombai dipakai sebagai obat untuk menurunkan inflamasi dan mengobati infeksi.
2. Bawang bombai dapat mencegah kanker karena didalamnya mengandung senyawa bernama quercetin.





3. Senyawa kimia pada bawang bombai dapat menambah kinerja vitamin C pada tubuh, sehingga sistem    imun dapat bekerja lebih baik .
4. Bawang bombai memiliki konten kromium yang berperan meregulasi konten gula dalam darah.
5. Menurunkan risiko gangguan pencernaan karena bawang bombai juga ampuh memerangi radikal bebas.
 6. Bawang bombai mentah memicu produksi kolesterol baik, sehingga jantung lalu terus terjaga kesehatannya.
7. Bawang bombai yang berwarna hijau muda terang kaya dapat vitamin A yang dibutuhkan oleh tubuh.
8. Jika Anda tersengat lebah segeralah menempelkan jus bawang bombai di area yang tersengat untuk meredakan nyeri dan sensasi terbakar.

Manfaat bawang bombay lainnya bagi kesehatan:

1. Melawan Kanker
Bawang bombay kaya akan senyawa sulfida, yang berkhasiat melindungi sel-sel  tubuh terhadap pertumbuhan tumor.

2. Mengendalikan Kadar Glukosa Darah
Makan bawang bombay dapat membantu mengurangi kadar glukosa darah. Bawang bombay mengandung alil-propil-disulfida dan mineral krom (chromium) yang membantu meningkatkan produksi insulin. Insulin adalah hormon yang membantu penyerapan glukosa oleh sel tubuh.

3. Mencegah Penggumpalan Darah
Bawang bombay mengandung bahan anti-penggumpalan darah. Kandungan sulfur dalam bawang bombay berkhasiat mencegah penggumpalan darah.

4. Membantu Sistem Pencernaan
Bawang bombay mengandung serat pangan yang membantu melancarkan pencernaan. Bawang bombay juga mengandung prebiotik yang mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan (probiotik) dalam sistem pencernaan sehingga membantu fungsi pencernaan.

5. Melindungi Terhadap Alergi
Bawang bombay kaya akan quercetin, suatu antioksidan yang diketahui memiliki sifat anti-inflamasi (anti-radang) dan anti-alergi.

6. Menjaga Kesehatan Otak
Bawang bombay banyak mengandung vitamin B kompleks seperti asam pantotenat, piridoksin, folat dan thiamin yang merupakan nutrisi penting bagi otak dan berperan dalam mencegah gangguan syaraf.

7. Memperkuat Tulang
Bawang bombay mengandung beberapa nutrisi penting yang menjaga kepadatan tulang berupa mineral tembaga, kalsium, magnesium, dan fosfor.

8. Memperkuat Jaringan Penghubung
Sulfur yang terkandung dalam bawang bombay bermafaat dalam pembentukan jaringan penghubung.

9. Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Bawang bombay kaya antioksidan berupa  vitamin C, quercetin, dan mineral mangan yang sangat berkhasiat dalam menyembuhkan demam dan influenza.

10. Mengurangi Resiko Hipertensi
Bawang bombay mengandung zat yang disebut allicin, yang menjaga kelenturan pembuluh darah sehingga menjaga tekanan darah tetap normal.
 
Kesimpulan
Bawang bombay dan bawang-bawang jenis lainnya adalah tanaman herbal yang sangat bermanfaat serta memiliki nilai kuliner dan obat. Beberapa sifat mereka menjadi nyata manfaatnya pemakaian jangka panjang. Bawang bombay mungkin merupakan ramuan yang berguna untuk pencegahan penyakit jantung, terutama karena mereka mengurangi risiko pembekuan darah. Bawang bombay juga melindungi terhadap kanker perut dan kanker lainnya, serta melindungi terhadap infeksi tertentu. Bawang bombay dapat meningkatkan fungsi paru-paru, khususnya bagi penderita asma.

3 komentar: